Senin, 22 April 2013

Siapa Nama Orang yang Ada Dalam Doa Kita?



Selasa, 23 April 2013
Bacaan Alkitab: Lukas 6:27-28
Mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu.” (Luk 6:28)


Siapa Nama Orang yang Ada Dalam Doa Kita?


Suatu ketika dalam perjalanan menuju ke kantor, saya melewati suatu panti asuhan. Panti asuhan tersebut memasang spanduk dengan gambar anak-anak penghuni panti asuhan tersebut dengan tulisan besar yang intinya berbunyi seperti ini: “Pastikan nama anda ada dalam doa mereka”. Saya melewati panti asuhan tersebut hampir setiap hari saat hendak menuju ke kantor, dan tanpa sadar ada rasa menggelitik dalam hati saya tentang tulisan tersebut.

Sepintas tulisan tersebut tidak salah. Panti asuhan itu pasti juga membutuhkan dana cukup besar untuk mendanai kegiatan operasionalnya setiap hari. Mereka juga sedang menjalankan suatu kegiatan sosial, yaitu membiayai sejumlah anak yatim piatu, baik dalam hal makanan, sekolah, maupun kebutuhan mereka sehari-hari. Mereka juga sangat mengandalkan para donatur, yaitu orang-orang yang mau memberikan bantuan bagi keberlangsungan panti asuhan tersebut.

Saya tidak menyalahkan panti asuhan tersebut, tetapi saya coba mengingat-ingat mengapa panti asuhan ini memasang spanduk dengan tulisan seperti telah saya sebutkan di atas? Apakah mereka berharap mengetuk hati orang-orang yang melintas untuk mau membantu panti asuhan tersebut, dan sebagai “imbalannya” maka nanti anak-anak panti asuhan itu diajar untuk mendoakan sang donatur?

Saya membayangkan apakah sebegitu “murahnya” doa anak-anak tersebut? Apakah mereka diajarkan hanya untuk mendoakan orang-orang yang membantu mereka? Memang tidak salah mendoakan dan memberkati orang-orang yang telah membantu kita. Alkitab juga beberapa kali menyebutkan agar kita mendoakan para pemimpin-pemimpin rohani kita. Akan tetapi Alkitab juga mengatakan bahwa kita tidak diajar hanya untuk mendoakan orang-orang yang baik kepada kita, tetapi juga mendoakan (dan juga mengampuni) orang-orang yang sudah berbuat jahat kepada kita.

Tuhan Yesus berkata bahwa kita semua yang mau mendengarkan suara Tuhan, harus mengasihi musuh kita dan berbuat baik kepada semua orang, bahkan kepada orang-orang yang membenci kita (ay. 27). Kita harus dapat hidup berbeda dengan standar dunia. Kita harus mampu mengasihi musuh kita, bahkan meminta berkat bagi mereka yang mengutuk kita dan tetap mendoakan orang-orang yang mencaci dan  membenci kita (ay. 28).

Tidak mudah mendoakan orang yang berbuat jahat kepada kita. Bahkan jika kita mau jujur, mendoakan orang yang sudah berbuat baik kepada kita saja kadang-kadang kita lupa, apalagi mendoakan orang-orang yang sudah berbuat jahat kepada kita. Tetapi Firman Tuhan hari ini berbicara dengan sangat jelas bahwa kita pun perlu mendoakan orang lain, termasuk orang yang baik dan orang yang sudah menjahati kita.

Jangan sampai kita memiliki pikiran yang picik seperti panti asuhan tersebut. Alangkah kasihan jika panti asuhan tersebut mendidik anak-anak yatim piatu yang mereka asuh dengan pola pikir seperti itu. Bagaimana jika anak-anak tersebut sudah besar? Mereka hanya akan menjadi orang-orang yang mau mendoakan orang lain yang telah berbuat baik kepada mereka. Mereka hanya akan berbuat baik kepada orang yang juga berbuat baik kepada mereka. Lalu apa dampaknya bagi dunia ini? Tidak ada bukan? Karena dunia ini sudah penuh dengan orang-orang seperti itu.

Dunia membutuhkan orang-orang yang menjadi pembawa terang. Dunia membutuhkan anak-anak Tuhan yang berani tampil beda, yaitu dengan cara melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepada kita. Dunia butuh kita yang mau mewarnai dunia ini dengan terang kasih Tuhan. Pertanyaannya, maukah kita dipakai Tuhan untuk melakukan FirmanNya? Mulailah dari hal-hal yang kecil dahulu, setia berdoa dan mendoakan orang lain dalam doa kita. Mulai dari orang-orang terdekat kita, bahkan hingga orang-orang yang mungkin telah menyakiti kita. Tidak mudah memang, tetapi saya yakin Tuhan sendiri yang akan memampukan kita.


Bacaan Alkitab: Lukas 6:27-28
6:27 "Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;
6:28 mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.