Selasa, 17 Januari 2012

Jangan Berkhianat seperti Yudas Iskariot


Senin, 16 Januari 2012
Bacaan Alkitab: Matius 10:1-4
Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan ... dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.” (Mat 10:1 & 4)


Jangan Berkhianat seperti Yudas Iskariot


Hampir semua orang Kristen di Indonesia dan juga di dunia ini tidak ada yang menamai anaknya atau memakai nama baptis “Iskariot”. Bahkan mungkin nama “Yudas” pun menjadi kurang diminati walaupun dalam Alkitab terdapat satu “Yudas” yang merupakan orang yang baik dan bahkan menulis sebuah kitab di Perjanjian Baru. Gara-gara Yudas Iskariotlah nama “Yudas” akhirnya menjadi kurang populer di kalangan orang-orang Kristen. Terkait dengan Yudas Iskariot ini, pernahkah kita berpikir mengapa sampai Yudas menjadi orang yang berkhianat kepada Tuhan Yesus?

Alkitab tidak menceritakan bagaimana awalnya Tuhan Yesus memanggil Yudas Iskariot. Berbeda dengan kisah pemanggilan rasul Petrus, Yohanes, Yakobus, dan juga Matius oleh Tuhan Yesus yang dicatat dalam Alkitab, kisah pemanggilan Yudas Iskariot oleh Tuhan Yesus sama sekali tidak tercatat di Alkitab. Ketika dulu saya masih kecil, saya pernah berpikir, apakah Tuhan Yesus salah memilih murid-muridNya ya? Mengapa kok Tuhan memilih Yudas Iskariot sebagai muridNya? Apa Tuhan Yesus tidak tahu bahwa Ia akan dikhianati oleh Yudas Iskariot? Apakah Tuhan Yesus ingin mencoba mengajar Yudas Iskariot agar bertobat?

Saya sendiri tidak mengetahui secara pasti jawabannya, tetapi dari bacaan kita hari ini, kita menemukan beberapa fakta yaitu Tuhan sendiri yang berinisiatif untuk memilih dan memanggil orang-orang yang menjadi kedua belas muridNya (ay. 1a). Tanpa ragu saya boleh menyimpulkan bahwa pemanggilan Yudas Iskariot menjadi salah satu dari kedua belas rasul tersebut memang benar-benar adalah pilihan Tuhan. Bahkan sebagai salah satu dari kedua belas rasul, Yudas Iskariot diberi kuasa oleh Tuhan Yesus untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan penyakit dan kelemahan (ay. 1b).

Mungkin kita harus membayangkan bahwa Yudas Iskariot pun pernah memiliki kuasa Tuhan untuk mengadakan mujizat, mengusir roh jahat dan menyembuhkan orang. Bagaimana jika kita merupakan salah satu dari kedua belas rasul tersebut? Akankah kita tega untuk mengkhianati Tuhan Yesus? Apalagi kita sendiri sudah diberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, masa iya sih kita tega untuk menjual Tuhan Yesus yang sudah membuat kita bisa menyembuhkan orang sakit?

Yudas Iskariot memang unik, tetapi bukan untuk kita tiru kesalahannya. Justru kita harus belajar bagaimana seorang murid Tuhan Yesus yang selalu berjalan bersama-sama dengan Tuhan Yesus, yang selalu melihat bagaimana Tuhan Yesus mengajar orang banyak dan membuat mujizat bisa jatuh dan akhirnya mengkhianati Tuhan Yesus. Kita tidak boleh sampai jatuh seperti itu. Sebagai orang-orang yang telah diselamatkan, sudah sepantasnya kita bersyukur kepada Tuhan. Orang yang dosanya banyak diampuni, pasti akan lebih banyak pula mengucap syukur daripada orang yang dosanya sedikit diampuni. Berhati-hatilah, jangan sampai kita jatuh seperti Yudas Iskariot yang sudah melihat mujizat yang dilakukan Tuhan Yesus, bahkan mampu mengadakan mujizat dengan kuasa Tuhan, tetapi justru menjadi orang yang menjual Yesus. Janganlah kita mengkhianati Tuhan seperti Yudas Iskariot.


Bacaan Alkitab: Matius 10:1-4
10:1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
10:2 Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
10:3 Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
10:4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.